Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA

Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA - Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA
link : Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA

Baca juga


Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA


SANGIHE, Elnusanews – Tim gabungan lintas instansi memastikan tidak menemukan adanya aktivitas maupun keberadaan Warga Negara Asing (WNA) ilegal di kawasan pertambangan Kampung Bowone, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kepastian ini diperoleh setelah Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna menginisiasi pelaksanaan Operasi Gabungan pada Rabu (20/5/2026).

Langkah deteksi dini ini digelar untuk menindaklanjuti isu yang beredar mengenai keberadaan pekerja asing di wilayah tambang tersebut. Berdasarkan pemeriksaan langsung di lapangan, seluruh pekerja yang beraktivitas di lokasi tersebut murni Warga Negara Indonesia (WNI). Aktivitas operasional di sana pun dinyatakan berjalan sesuai dengan ketentuan keimigrasian dan ketenagakerjaan yang berlaku.

Selain melakukan pemeriksaan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, sinergitas, serta keterpaduan data dan informasi antar Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Komunitas Intelijen Daerah. Melalui langkah preventif ini, pengawasan keimigrasian dan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan dapat berjalan optimal serta berkelanjutan.

Sebelum bergerak ke lokasi sasaran pada pukul 10.00 WITA, seluruh personel terlebih dahulu berkumpul di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna. Pemilihan sektor pertambangan Bowone sebagai fokus utama didasarkan pada pentingnya pemantauan intensif terhadap aktivitas strategis nasional, sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran hukum dan keberadaan orang asing secara ilegal.

Dalam operasi gabungan ini, Imigrasi Tahuna menggandeng unsur TNI-Polri dan kejaksaan, meliputi Polres Kepulauan Sangihe, Kodim 1301/Sangihe, Lanal Tahuna, serta Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe. Sektor intelijen seperti BINDA dan BAIS juga dilibatkan, bersama dengan unsur Pemerintah Daerah dari Kesbangpol dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jalannya pemeriksaan ini turut dipantau langsung oleh media TVRI, RRI, BeritaSatu, Manado Pos, Tribun Manado, ekuatornews.com, lacakpos.co.id, zonaakurat.com, dan timurpos.channel.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe, IPTU Stevy Sumolang, mengungkapkan bahwa pengawasan dan penertiban di area tambang Bowone bukan pertama kali dilakukan. Pihak kepolisian tercatat sudah berulang kali turun ke lokasi demi memastikan situasi tetap kondusif.

"Penertiban di tempat ini sudah kami lakukan empat kali. Bisa dicek dalam pemberitaan sebelumnya, kami sudah melakukan penertiban, dan ini kali keempat kami melakukan penertiban," pungkas IPTU Stevy Sumolang.


(OpMud)



Demikianlah Artikel Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA

Sekianlah artikel Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sasar Tambang Bowone, Operasi Gabungan Tak Temukan Adanya WNA dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2026/05/sasar-tambang-bowone-operasi-gabungan.html