Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku

Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku - Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku
link : Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku

Baca juga


Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku


AMBON - BERITA MALUKU.
Maraknya aksi tawuran antar pelajar di Kota Ambon dan sekitarnya mendapat sorotan serius dari Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tuanakotta/Tethool.


Saodah prihatin atas meningkatnya kekerasan di kalangan remaja yang dinilai bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan indikasi adanya persoalan mendasar dalam pendidikan karakter dan lingkungan sosial.


“Kita sangat prihatin. Anak-anak yang seharusnya fokus menuntut ilmu justru terlibat aksi kekerasan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ini alarm bahaya bagi kita semua,” ujarnya. 


Menurutnya, penanganan tawuran pelajar tidak bisa hanya mengandalkan tindakan represif dari aparat kepolisian atau sanksi sekolah. Diperlukan pendekatan menyeluruh melalui sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah.


Politisi Gerindra itu menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan membangun komunikasi dengan anak, agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.


“Jangan sampai orang tua baru sadar ketika anak sudah berhadapan dengan hukum atau menjadi korban. Komunikasi di rumah harus dibangun sejak dini,” tegasnya.


Selain itu, Saudah mendorong Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi program pembinaan siswa, termasuk memperkuat nilai kearifan lokal seperti pela gandong yang menanamkan semangat persaudaraan.


Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni, dan aktivitas kreatif sebagai wadah penyaluran energi remaja.


“Sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan mental dan emosional siswa,” tambahnya.


Sebagai Ketua Komisi IV yang bermitra dengan pendidikan, Saodah berkomitmen mendorong regulasi yang lebih tegas terkait perlindungan anak dan pencegahan kenakalan remaja, termasuk sanksi bagi pihak yang memprovokasi tawuran.




Demikianlah Artikel Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku

Sekianlah artikel Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Jangan Biarkan Kekerasan Merampas Masa Depan Anak-anak Maluku dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2026/05/jangan-biarkan-kekerasan-merampas-masa.html