Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi

Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi - Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, Artikel Berita hari ini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi
link : Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi

Baca juga


Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi


AMBON - BERITA MALUKU.
Pemerintah Provinsi Maluku memastikan adanya peningkatan kuota program mudik gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Namun di balik peningkatan jumlah tiket tersebut, muncul sorotan karena empat daerah di wilayah tenggara Maluku disebut belum terakomodasi dalam program tersebut.


Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menjelaskan bahwa jumlah kuota tiket mudik gratis tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Penjelasan itu disampaikan kepada awak media di lobi lantai dua Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/3/2026).


Menurut Lewerissa, pada tahun 2025 jumlah tiket mudik gratis yang disediakan sebanyak 10.600 tiket. Sementara untuk tahun 2026, kuota tersebut meningkat menjadi 14.000 tiket setelah adanya keputusan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.


“Artinya ada peningkatan sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Lewerissa saat memberikan keterangan kepada wartawan, kamis (5/3/2026).


Ia juga mengakui bahwa dalam penyampaian sebelumnya sempat terjadi kekeliruan terkait jumlah kuota yang bersumber dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Karena itu, pihaknya merasa perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang diterima publik menjadi lebih jelas.


Selain kuota yang telah disetujui, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah mengajukan permohonan tambahan kepada Kementerian Perhubungan untuk memperoleh kuota tiket gratis tahap berikutnya.


“Kami sudah menyurat ke Kementerian Perhubungan untuk meminta tambahan kuota. Estimasi permintaan kita sekitar 10 ribu tiket lagi. Mudah-mudahan bisa disetujui sehingga akan ada gelombang kedua program mudik gratis,” ujarnya.


Menurut Lewerissa, setiap tambahan kuota yang diberikan pemerintah pusat akan sangat membantu masyarakat Maluku yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.


Namun di tengah kabar peningkatan kuota tersebut, DPRD Maluku menyoroti distribusi program mudik gratis yang dinilai belum merata. Anggota Komisi II DPRD Maluku, Anos Yermias, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi rapat gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku, masih ada empat daerah yang belum terakomodasi dalam program mudik gratis tahun ini.


Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Lewerissa, dan membahas berbagai persoalan transportasi menjelang musim mudik.


Anos menjelaskan bahwa dari total 11 kabupaten/kota di Maluku, empat daerah yang belum masuk dalam skema pelayanan mudik gratis yakni Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.


“Dari hasil evaluasi kami, ada sorotan kepada Dinas Perhubungan. Tahun ini memang kita mendapat kuota 14 ribu tiket, tetapi dari 11 kabupaten/kota masih ada empat daerah yang belum terakomodasi,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa persoalan ini seharusnya sudah menjadi catatan sejak tahun sebelumnya agar tidak kembali terulang menjelang perayaan Idul Fitri.


Menurut Anos, jika keterbatasan anggaran menjadi kendala, maka pemerintah daerah perlu mencari solusi melalui penyesuaian anggaran, termasuk kemungkinan memasukkan program tersebut dalam APBD Perubahan.


“Kalau anggaran belum tersedia di APBD murni, kami minta agar bisa diperjuangkan dalam APBD Perubahan supaya masyarakat di empat daerah tersebut juga bisa menikmati program mudik gratis,” tegasnya.


Ia juga menyarankan agar pemerintah memanfaatkan kapal-kapal perintis yang beroperasi di wilayah Maluku untuk menjangkau daerah-daerah yang belum terlayani.


Beberapa kapal yang disebut dapat dimanfaatkan antara lain KM Sabuk Nusantara 44, KM Sabuk Nusantara 39, dan KM Sabuk Nusantara 35.


Dengan pemanfaatan armada tersebut, DPRD berharap program mudik gratis dapat menjangkau seluruh wilayah Maluku secara lebih merata.


“Supaya ada pemerataan dan rasa keadilan bagi masyarakat di seluruh daerah,” pungkasnya.




Demikianlah Artikel Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi

Sekianlah artikel Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Empat Daerah Belum Terakomodasi dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2026/03/kuota-mudik-gratis-maluku-naik-40.html