Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan

Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan - Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan
link : Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan

Baca juga


Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan

BERITA MALUKU. Poltekses Kemenkes Maluku menggandeng Tim Evakuasi Medis Laut (EML) Lantamal IX untuk melatih nelayan pesisir yang berada di Desa Waiheru Kecamatan Baguala Ambon. Kegiatan dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema "Pembinaan Pengawasan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Budaya Keselamatan Kerja (Behavior Based Safety) dan Pelatihan Cara Bertahan Hidup (Uitemate) di Air Laut Pada Nelayan di Pesisir Air Laut Desa Waiheru Kec. Baguala Kota Ambon", Sabtu (22/09/2018).

Selaku Ketua Tim Koordinator Evakuasi Medis Laut Lantamal IX Lettu Laut (K) Agus Wiajaya dalam paparannya menyampaikan bahwa bertahan hidup di atas laut tidaklah cukup mudah, apalagi yang tidak bisa berenang, meskipun kita pandai berenang belum tentu bisa
bertahan hidup dilaut pada saat darurat. Untuk mengatasi hal tersebut yakni dengan cara mengapung dan menunggu di laut (Uitemate).

Cara teknik Uitemate yakni dengan bernapas dengan tenang, angkat dagu tinggi-tinggi dan arahkan pandangan lurus ke atas. Rentangkan tangan hingga keduanya sejajar secara horizontal, rentangkan kaki secukupnya. Apabila akan tenggelam maka tarik napas kemudian tahan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, kebanyakan korban tenggelam diakibatkan seseorang kecapekan berenang karena kaki/tangan yang terus dikepakkan selama belasan jam, lama kelamaan pasti akan kelelahan dan terjadi kram pada perut kemudian tenggelam.

Dosen Prodi Keperawatan Ambon Suardi Zurimi, S. ST., M.KKK, menambahkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya adalah pengabdian masyarakat. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk peningkatan kapasitas dan kualitas dosen di dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, sehingga eksistensi dosen sebagai tenaga ilmiah itu bisa dirasakan oleh masyarakat.

Diharapkan dengan adanya pelatihan Uitemate kepada nelayan pesisir nantinya dapat digunakan pada saat diperlukan. Selain itu, dapat mengurangi korban tenggelam pada saat mencari ikan dilaut dan resiko tenggelam lebih kecil.

Hadir dalam kegiatan Ka. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Cut Mutia Tatisinia, S.Kep., Ns., M.Kep, Tim Evakuasi Medis Laut Lantamal IX, Mahasiswa Poltekes Kemenkes Maluku serta 30 nelayan pesisir Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon.(DISPEN LANTAMAL IX)


Demikianlah Artikel Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan

Sekianlah artikel Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Poltekes Kemenkes Maluku Gandeng Lantamal IX Latih Nelayan dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2018/09/poltekes-kemenkes-maluku-gandeng.html

Related Posts :