Judul : Dewan Tegur Direktur RSUP
link : Dewan Tegur Direktur RSUP
Dewan Tegur Direktur RSUP
style="font-family: sans-serif;">Setiap orang tua saya mau dirawat inap (kemotrapy) kenapa kamar rawat inap kelas I kata petugas selalu bilang penuh sejak hari sabtu. Atau kamar rawat inap harus di booking jauh jauh hari ya atau kita harus mempunyai kerabat di RSUD baru bisa mendapatkan kamar," terangnya kepada media ini.
Ia juga mempertanyakan biaya milyaran untuk membangun ,tetapi sama sekali tidak memperhatikan tentang rawat inap."Sedangkan RSUP dibangun dengan biaya ratusan milyaran akan tetapi kamar rawat inapnya sangat minim.Ini terjadi di kamar rawat inap kelas 1,2 dan 3,"terangnya.
Wakil Ketua Komisi V H.MNS.Kasdiono memprotes keras hal yang terjadi di RSUP tersebut ,dan diakuinya telah menanyakan langsung ke pihak rumah sakit untuk segera diperbaiki dari segi pelayanan."Kita sudah mendorong untuk segera dilakukan penambahan-penambahan ruangan, sehingga kekecewaan tidak dirasakan masyarakat,"pungkasnya.
Kasdiono juga kedepan akan meminta kepada pihak RSUP untuk segera menyiapkan ruangan bagi masyarakat kelas menengah ."Harus disiapkan ruangan bagi masyarakat bawah, menengah ke atas, yang dirawat didaerah ,jumlah ruangannya juga kita minta ditambah,"pungkasnya.
Selanjutnya , disebutkan Kasdiono didalam APBD sudah disiapkan untuk penambahan ruangan."Tinggal kita monitor. Sekarang dalam tahap - tahap persiapan. Di APBD kita sudah siapkan,"tandasnya.Ipr
Demikianlah Artikel Dewan Tegur Direktur RSUP
Sekianlah artikel Dewan Tegur Direktur RSUP kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Dewan Tegur Direktur RSUP dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2017/02/dewan-tegur-direktur-rsup.html