- Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul :
link :

Baca juga


‎Jakarta, Lensaberita.Net - Penasihat hukum terdakwa dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama bakal menghadirkan saksi dari warga Kepulauan Seribu ke persidangan kliennya.

Menurut dia, keterangan dari warga Kepulauan Seribu sangat penting disampaikan dalam persidangan.

"Ya pasti, itu (menghadirkan saksi Kepulauan Seribu) sangat penting bagi kami," kata Humphrey Djemat, salah satu penasihat hukum Ahok, usai diskusi 'Kriminalisasi SARA dalam Pilkada Sebagai Penistaan Demokrasi' di Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (4/1).
Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: large;">
Humphrey mengatakan, hingga saat ini, tidak ada warga Kepulauan Seribu yang melaporkan Ahok terkait penodaan agama.

Namun, ada saksi yang dihadirkan dalam persidangan Ahok mengaku mendapat pesan singkat dari warga Kepulauan Seribu bahwa mantan Bupati Belitung Timur telah melakukan penodaan agama.

Humphrey menambahkan, hal itu tidak bisa dibuktikan di persidangan. Sebab, saksi mengaku bukti pesan singkat tersebut telah terhapus.

"Itu kan aneh. Sampai detik ini tidak ada satu pun orang Pulau Seribu melaporkan Pak Ahok," ungkap Humphrey. [src/trc/jpnn]


Demikianlah Artikel

Sekianlah artikel kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2017/01/jakarta-lensaberita.html

Related Posts :