Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara

Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara - Hallo sahabat Sindonews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Berita, Artikel Berita dini hari, Artikel Berita hangat, Artikel Berita harga, Artikel Berita hari ini, Artikel Berita islam, Artikel Berita jalanan, Artikel Berita kemarin, Artikel Berita malam ini, Artikel Berita politik, Artikel Berita terbaru, Artikel Berita war, Artikel ini Berita, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara
link : Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara

Baca juga


Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara

BERITA MALUKU. Dalam perayaan Natal Kristus bersama Janda dan Anak Yatim semenanjung Nusaniwe dan jemaat Imanuel OSM, Rabu (21/12/2016), Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta agar seluruh umat dapat tetap menjaga dan merawat hidup orang basudara Salam dan Sarane, serta memaknai spirit Pela-Gandong.

Tidak hanya sekedar meminta umat Kristiani untuk memaknai arti Natal dan merawat hidup orang basudara, namun Gubernur juga meminta agar kelak umat dapat menggunakan media komunikasi secara santun dan bermartabat, guna memberi pesan kedamaian dan persaudaraan.

“Media komunikasi adalah alat pembelajaran membangun Maluku dan Indonesia yang damai dan sejuk. Termasuk untuk saling mengingatkan akan berbagai penyakit sosial,” katanya.

Oleh karena Natal adalah perjumpaan Tuhan dengan manusia, maka perjumpaannya sebagai pemimpin dengan para janda dan anak yatim piatu, adalah bagian dari caranya untuk membangun komunikasi sambung rasa, dalam semangat hidup orang basudara.

“Kebersamaan kita harus menjadi kekuatan damai sejahtera, untuk merawat ke-Maluku-an dan ke-Indonesia-an. Makanya kami ingin berdamai dengan hati ini, berdamai dengan sesama, juga lingkungan, sambil meneduhkan jiwa, agar kita semua menjadi pembawa damai yang abadi,”
ungkapnya.

Gubernur juga mengatakan, oleh karena Yesus datang dalam bentuk kesederhanaan, maka jauhilah sikap matrialisme, karena itu bukan media yang tepat, untuk menyatakan syukur atas kelahiran Sang Juruselamat.

“Saya minta di Natal ini, agar kita semua dapat meningkatkan kualitas SDM untuk menghadapi perubahan-perubahan sosial, termasuk dampak globalisasi pembangunan yang deras mengalir. Kami akan terus bekerja untuk Maluku rukun, religius, demokratis damai dan sejahtera,” ungkapnya.

Gubernur juga memberikan bingkisan Natal kepada 507 janda dan anak yatim Semenanjung Nusaniwe dan Jemaat Imanuel OSM.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Panitia Natal Kristus Janda dan Anak Yatim Semenanjung Nusaniwe, Noke Tomasoa mengatakan, acara Natal tersebut dihadiri 507 janda dan anak yatim semenanjung Nusaniwe. Dimana, dari Jemaat Airlow 85 orang, Jemaat Silale dan Latuhalat 68 orang, Jemaat Eri 70 orang, Jemaat Amahusu 182 orang serta Imanuel OSM dan Kudamati 102 orang.

“Dalam keterbatasan dan kekurangan yang ada, saya ingin supaya orang lain boleh mengalami sentuhan cinta kasih, hidup dalam pengharapan dan sukacita untuk melayani hari-hari hidup sekarang dan yang akan datang,” tambahnya.

Ibadah Natal tersebut dipimpin Pendeta Ny Elly Mayaut/Noya dengan Pembacaan Alkitab terambil dari 1 Raja-Raja 17 : 7-16.

Dalam Khotbah Natal-nya, Mayaut menceritakan hidup seorang janda yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam konteks itu, ia mengajak janda-janda dan anak-anak yatim piatu, agar melalui Natal tetaplah taat seperti janda di Sarfat yang mau untuk belajar menaati perintah Tuhan melalui apa yang dikatakan oleh Nabi Elia.


Demikianlah Artikel Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara

Sekianlah artikel Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Natal Bersama Janda dan Anak Yatim, Gubernur: Kita Harus Tetap Rawat Hidup Orang Basudara dengan alamat link https://siindonews.blogspot.com/2016/12/natal-bersama-janda-dan-anak-yatim.html

Related Posts :